Little things in life


Blog For Free!


Archives
Home
2006 September
2006 March
2006 February
2006 January
2005 March
2005 February
2004 November
2004 July
2004 June
2004 May

My Links
Nuti's Blog
Lord of The Rings - Best Movie of All Time
Cool Funny Jokes
If you wanna know your IQ
Pritha's So Called Life
Take a quiz
Know about your personality

tBlog
My Profile
Send tMail
My tFriends
My Images


Sponsored
Blog



Lesson from "100 Girls"
11.25.04 (10:34 pm)   [edit]

Maybe there's too many -ists in the world


Feminist, chauvinist, racist, sexist


Noone wants to understand each other


Maybe all we need to be is humanist


 


More or less, that's my favorite quotation from "100 Girls". It's the first philosophical teen movie I've seen seen. It may seem like a reguler, shallow, ordinary teen movie, but I got so many lessons about the relationship between men & women. How men & women have so different perspective about a lot of things and how they respond so differently to events that happen to them. Another thing I learned that guys DO have anti-intimacy field that protects them from looking weak in front of girls.


And eventually, we all just have to try to understand one another and be a humanist..

 
Apa yang sebenernya lo takutin?
11.22.04 (7:00 pm)   [edit]

Suatu hari saya parkir di pinggir jalan nungguin temen saya ngambil atm barengan sama temen saya yang satu lagi. Tiba-tiba ada bencong lewat, dan temen saya yang nemenin saya di mobil -cowo- otomatis ngunci pintu dan bergidik. Trus saya jadi mikir, kenapa ya cowo takut sama bencong?


Dulu waktu jaman2nya ospek angkatan2 di atas saya, konon ada satu maba cowo yang tangguh banget, sama sekali gak mempan biar dibentak-bentak dan dihukum kayak apa pun. Sampe suatu saat dia dibawa di satu ruangan yang isinya senior2 cowo yang pada telanjang dada dan pada elus-elusan alias saling membelai. Langsung deh dia gemeter dan mau nurut.


Dulu saya pernah nonton b*kep rame-rame sama temen-temen saya. Begitu dipasang, ternyata adegannya cowo sama cowo. Langsung semua temen cowo saya teriak dan tutup muka pake bantal. Pokoknya reaksinya berlebihan deh. Padahal kita yang cewe tenang-tenang aja, even pas adegannya lagi cewe sama cewe. Pas ditanya mereka ngakunya jijik banget kalo ngeliat yang kayak gitu.


Saya sendiri berpendapat kalo semua ketakutan itu sebenernya ada satu sumber. Contoh : saya takut banget sama hantu, sama takut banget naek kora-kora di dufan. Itu semua karena saya takut mati, soalnya dosanya masih banyak. Jadinya saya takut sama semua hal yang mungkin menyebabkan kematian (hantu bisa bunuh orang ga sih?).


Kalo dirunut-runut, saya jadi berkesimpulan kalo semua cerita itu intinya cuman satu : ketakutan cowo kalo dia bakal dim*non, jadi kehilangan ke"lelaki"annya alias kejantanannya.


Pas saya kemukakan kesimpulan yang brilian itu, temen saya cuman komentar : "Ya ilah, gue masih harus mikirin kuliah, anak istri gue mesti gue pikirin kasih makan apa, penting ga sih mikirin fobia-fobiaan?"


Hehe, namanya juga meaningless thought.. :wink:

 
Where did love come from? Always the dilemma
11.22.04 (6:36 pm)   [edit]

This is the same dilemma with : "what comes first : chicken or egg?". As I watched so many couples have problems in their relationship coz one of them's acting really nuts, I often wonder, why do people tolerate their couple's weaknesses.


Like I once knew this girl whom, I think, really has many bad traits and if I positioned myself as a guy, I won't be interested in her at all. But turns out she got a boyfriend eventually and this guy always complains about her "bad traits". They lasted for a few months though.


So I found this annoying idea, which comes first in love : you love someone AND THEN like everything about him/her -or- do you like everything about him/her AND THEN you fall in love with that person?


I personally think it's the second choice, coz if it's the first, then the question  would certainly add up : what make someone fall in love? Is it just physical? Or is there more mystical way to explain the chemistry?

 
Kok ada yah?
11.20.04 (7:46 pm)   [edit]

Arrggghhh...!!! Kok ada ya orang yang sama sekali gak mau ngerasa bersalah? :evil: Gila ya emang tuh orang?! Iiihhh.... Jijiiiiikkkk!!!!! Di mana2 sih orang at least nanya dulu ya salahnya di mana, lah ini? Don't even have the guts to ask ato emang pridenya ketinggian aja ya? Emang dasar t*i tuh orang! Ih, gue gak tau kalo I have the capability to hate someone this much. Sebodo deh lebaran, makan tuh minal aidin! I hope you die in hell, Bitch! F*ck off!!

 
Kangeeennn...
11.18.04 (6:17 pm)   [edit]
Huaa...!!! Kangen maen billiaaarddd...!! Hiks.. :cry:
 
Sekarang gue tau!
11.18.04 (6:02 pm)   [edit]

Hah! Sekarang gue tau kenapa gue mesti ngambil S2 sekarang dan bukan besok2annya... It's just a phase that I gotta get through. When I graduated S1, kampus masih seru banget, anak2 masih banyak yang nongkrong di kampus, jadi kalo gue kerja pas saat itu, pasti gue kerjanya juga gak tenang karena bawaannya masih pengen nongkrong aje. tapi sekarang pas gue S2, anak2 udah pada menghilang. Sekarang kampus penuh dengan anak2 baru yang gue ga kenal (dan gak berusaha pengen kenal juga sih). Temen2 gue udah pada kerja semua, udah pada jadi orang HEBAT! semua. Nah, kan kalo kayak gini semangat gue untuk pengen kerja jadi menggebu-gebu tuh, jadi kalopun kerja udah bisa tenang, udah puas nongkrongnya.


Well,  hebat juga ya Tuhan bikin rencana buat gue? Dipikirin aje tuh semua2nya. Thanks God!

 
I was born in the Year
1981
And my favorite color is Blue